Forum Lembaga Sertifikasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (LSPPIU) mengadakan acara Diskusi dan Silaturahmi dengan Kementerian Agama RI membahas beberapa hal untuk menyamakan persepsi dan kebijakan yang akan diterapkan kedepannya terkait dengan pelaksanaan akreditasi PPIU. Bertempat di Hotel Grand Keisha Yogyakarta Kamis, 03 September 2020, acara dibuka oleh Bapak Hairullah Gazali, SE., MBA sebagai ketua Forum LSPPIU yang juga Direktur Lembaga Sertifikasi Bhakti Mandiri Wisata Indonesia (LS BMWI) dengan ucapan selamat datang dan menyampaikan bahwa LS dibentuk untuk mendukung kinerja PPIU dalam menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah. Ditambahkan, PPIU rata-rata masih menerapkan manajemen keluarga sehingga proses sertifikasi yang diterapkan akan mendorong PPIU untuk meningkatkan manajemen yang lebih professional.

Menurut Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Prof. Dr. H. Nizar, M. Ag, tujuan dari akreditasi oleh LSPPIU untuk memberikan jaminan keamanan jamaah menjalankan ibadah umrah dan juga sebagai pembinaan terhadap kinerja PPIU agar semakin meningkat. Dalam melakukan operasionalnya PPIU mempunyai resiko yang sangat tinggi sehingga adanya lembaga sertifikasi diperlukan untuk memberikan pengakuan penerapan standar PPIU sesuai dengan perundang-undangan. Proses akreditasi diserahkan kepada pihak independen untuk objektifitas, LS dianggap lebih mempunyai kemampuan untuk melakukan akreditasi dan mempunyati otoritas dalam menentukan apakah PPIU layak mendapatkan akreditasi atau tidak, sehingga disepakati Mou antara Kemenag dan KAN.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus H. M. Arfi Hatim menambahkan, pada Januari 2018 kesepakatan Mou antara Kemenag dan Komite Akreditasi Nasional (KAN), mulai Januari 2020 Kemenag tidak lagi  melakukan akreditasi dan diserahkan oleh lembaga independen. Sampai saat ini ada sekitar 1100 PPIU di seluruh Indonesia yang seiring berjalannya waktu terus terseleksi alam, tentunya tugas dari 21 LSPPIU yang sudah terbentuk ini berperan dalam memberikan jaminan kepada masyarakat, PPIU mana yang kredibel dan berkualitas. Selain itu, kriteria golongan akreditasi A sampai C juga dapat dijadikan sebagai penilaian masyarakat dalam memilih PPIU untuk perjalanan ibadah umrah.

Acara ini dihadiri pula oleh Direktur Akreditasi Inspeksi dan Lembaga Sertifikasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) Triningsih Herlinawati, S.P., M.Si (melalui teleconference), Kepala Kanwil Kemenag DIY Drs. H. Edhi Gunawan, M.Pd.I dan jajarannya. Hadir pula anggota Forum LSPPIU sebanyak 21 lembaga sertifikasi baik hadir secara langsung maupun melalui teleconference. Dengan adanya diskusi dan silaturahmi ini diharapkan Kemenag, KAN, dan LSPPIU dapat bersinergi untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama dalam mendukung pelaksanaan akreditasi PPIU.

 

Sekretariat Forum LSPPIU

 

Close Menu